Di pameran, booth kamu bersaing dengan ratusan booth lain untuk satu hal: beberapa detik perhatian pengunjung yang lewat.

Brosur dan SPG di lorong sering hanya mendapat anggukan sopan. Kopi gratis bekerja dengan cara lain, karena orang yang mau kopi akan berhenti dan menunggu dengan sukarela.

Kenapa kopi gratis membuat orang berhenti

Pengunjung pameran biasanya sudah berjalan berjam-jam. Kopi yang dibuat di tempat adalah alasan yang masuk akal untuk berhenti, bukan gangguan.

Yang lebih berguna dari kopinya adalah antreannya. Selama satu-dua menit menunggu, pengunjung berdiri di depan booth kamu tanpa terburu-buru pergi. Itu waktu yang cukup untuk tim kamu menyapa, menjelaskan produk, atau menawarkan demo.

Bandingkan dengan brosur: diterima sambil berjalan, lalu masuk tas.

Tempatkan cart supaya antrean menghadap produkmu

Penempatan menentukan apakah kopi gratis menarik orang ke booth kamu, atau hanya ke kopinya.

  • Cart di bagian dalam booth, bukan di tepi lorong. Orang perlu masuk sedikit untuk mengantre, dan saat menunggu mereka melihat isi booth.
  • Antrean menghadap display atau tim kamu. Jangan biarkan pengunjung menunggu sambil menatap booth tetangga.
  • Sisakan ruang antre di dalam area booth. Antrean yang tumpah ke lorong bisa mengganggu booth lain dan biasanya ditegur penyelenggara.
  • Titik serah minuman dekat meja informasi. Momen kopi diserahkan adalah momen paling mudah untuk memulai percakapan.

Atur jatah cup supaya cukup sampai sore

Kesalahan yang paling sering: semua cup habis di dua jam pertama, lalu booth sepi lagi saat pengunjung justru paling banyak.

Beberapa cara yang bisa kamu pilih untuk membagi jatah:

  • Jam penyajian bergelombang. Sajikan di jam-jam tertentu dan umumkan di booth, misalnya sebelum dan setelah jam makan siang.
  • Kopi sebagai tukaran. Pengunjung mendapat kopi setelah follow akun media sosial, scan QR, atau mengisi form singkat. Mekanismenya kamu yang tentukan dan jalankan; kami fokus menyiapkan minumannya.
  • Voucher dari tim kamu. Tim di lorong membagikan voucher kopi ke pengunjung yang sesuai target, bukan ke semua yang lewat.

Cara terakhir paling cocok kalau tujuan kamu adalah percakapan dengan calon pembeli tertentu, bukan keramaian sebanyak-banyaknya.

Untuk memperkirakan jumlah cup yang realistis, cara menghitungnya ada di menghitung kebutuhan cup kopi untuk acara.

Cup custom: logo kamu ikut berjalan keliling hall

Pengunjung jarang menghabiskan kopi di depan booth. Mereka membawanya sambil berkeliling.

Dengan cup yang dicetak logo atau desain brand kamu, setiap cup yang dibawa ke lorong lain ikut terlihat oleh pengunjung lain. Cart juga bisa dipasangi banner atau stiker sesuai brand kamu, supaya booth langsung dikenali dari jauh.

Cup custom dan branding cart sama-sama disesuaikan per acara, jadi detail dan harganya kami bahas langsung bersama kamu.

Di booth, antrean yang terlalu lama justru membuat orang batal. Dua atau tiga pilihan menu biasanya cukup.

Campurkan pilihan kopi seperti Aren Latte atau Americano dengan satu pilihan non-kopi seperti Matcha Latte atau Lemon Tea, karena tidak semua pengunjung minum kopi, terutama di sore hari.

Pameran beberapa hari dan layanan seharian

Pameran besar di Jakarta, seperti di JIExpo Kemayoran, JCC, atau ICE BSD, sering berlangsung tiga sampai empat hari dengan jam buka yang panjang.

Kami melayani pameran beberapa hari dan penyajian seharian penuh. Karena durasi, jumlah hari, dan jumlah cup tiap pameran berbeda, harganya kami susun khusus untuk acaramu, bukan dari paket standar.

Untuk acara satu hari dengan durasi lebih pendek, paket Brand Activation Coffee Experience perkiraan mulai Rp 8.100.000 untuk 300 cup, dengan penyajian 4–6 jam. Rinciannya ada di halaman paket.

Angka itu perkiraan kasar, bukan harga final, dan biaya akhirnya bisa lebih tinggi tergantung lokasi, durasi, dan kebutuhan booth kamu. Penawaran resmi kami kirimkan lewat WhatsApp setelah detail pamerannya jelas.

Cek aturan penyelenggara lebih dulu

Setiap pameran punya aturan sendiri soal penyajian makanan dan minuman di booth. Sebelum memesan, tanyakan ke penyelenggara:

  1. Apakah booth boleh menyajikan minuman yang dibuat di tempat.
  2. Apakah vendor minuman dari luar perlu didaftarkan atau mendapat izin.
  3. Di mana titik listrik untuk booth kamu, dan berapa daya yang dialokasikan.
  4. Jam berapa vendor boleh masuk untuk menata, dan jam berapa booth harus kosong.

Jawaban empat hal ini membantu kami menyiapkan rencana yang benar sejak awal.

Yang perlu kamu ceritakan ke kami

Saat menghubungi kami, informasi ini yang paling membantu:

  • Nama dan lokasi pameran, serta tanggalnya.
  • Berapa hari, dan jam penyajian yang kamu inginkan tiap hari.
  • Perkiraan jumlah cup per hari, atau target pengunjung booth.
  • Ukuran dan denah kasar booth.
  • Apakah kamu ingin cup custom atau branding cart.

Kami melayani Jakarta dan sekitarnya dari cabang Tangerang. Ceritakan pamerannya lewat WhatsApp, dan kami bantu susun bentuk penyajian yang paling masuk akal untuk booth kamu.