Kalau kamu mencari layanan kopi untuk acara, kamu akan menemukan tiga istilah yang dipakai bergantian: coffee cart, booth kopi, dan barista keliling. Ketiganya sering menunjuk hal yang mirip, tapi tidak selalu sama.

Perbedaannya penting karena memengaruhi ruang yang perlu kamu sediakan dan bentuk layanan yang tamu lihat.

Coffee cart

Coffee cart adalah gerobak atau meja penyajian yang dibawa ke lokasi, dilengkapi mesin dan perlengkapan seduh, dengan barista yang meracik minuman di tempat.

Bentuknya berdiri sendiri dan jadi titik yang terlihat di ruangan. Tamu datang menghampiri, memesan, dan menunggu minumannya dibuat. Sebagian besar interaksi terjadi di sekitar cart itu.

Booth kopi

Booth kopi biasanya menunjuk pada area penyajian yang lebih menyatu dengan tata ruang acara, sering kali memakai meja atau struktur yang disediakan penyelenggara, bukan gerobak yang dibawa sendiri.

Istilah ini juga banyak dipakai di konteks lain: penjualan produk booth, desain booth pameran, atau sewa struktur booth. Jadi kalau kamu mencari “booth kopi” di internet, hasil yang muncul bisa jauh dari layanan acara.

Barista keliling

Barista keliling menekankan orangnya, bukan perlengkapannya. Fokusnya pada barista yang datang ke lokasi, dengan perlengkapan menyesuaikan tempat yang tersedia.

Istilah ini kadang juga dipakai untuk penjual kopi keliling yang berjualan di jalan atau area keramaian, model bisnis yang berbeda sama sekali dari layanan acara.

Mana yang kamu butuhkan

Untuk sebagian besar acara (wedding, ulang tahun, acara kantor), yang dicari orang sebenarnya sama: ada yang datang, meracik kopi di tempat, dan melayani tamu selama acara berlangsung.

Yang lebih menentukan bukan istilahnya, melainkan tiga hal ini:

  • Berapa ruang yang bisa kamu sediakan di lokasi penyajian.
  • Ada berapa titik listrik di dekat situ.
  • Apakah tamu akan datang bergelombang atau sekaligus.

Kami menyebut layanan kami coffee cart, dan menyediakan booth kopi sebagai bentuk penyajian ketika lokasinya lebih cocok untuk itu. Bentuk mana yang dipakai biasanya baru jelas setelah kami tahu kondisi lokasimu.

Kalau masih ragu

Tidak perlu menentukan istilahnya sendiri sebelum bertanya. Cukup ceritakan bentuk acaranya, kira-kira berapa tamu, dan seperti apa lokasinya. Dari situ bentuk penyajian yang masuk akal biasanya langsung kelihatan.